Ratusan umat Hindu mengikuti Dharma Santi Nyepi tahun baru Saka 1948/2026 di Pendopo Kabupaten Klaten, Senin (27/4/2026). Tahun ini, Dharma Santi Nyepi tingkat Kabupaten Klaten mengangkat tema Vasudhaiva Kutumbakam : Satu Bumi, Satu Keluarga, Nusantara Harmoni, Indonesia Maju.
Kegiatan tersebut merupakan puncak rangkaian perayaan Hari Suci Nyepi 1948 tahun Saka. Perayaan yang dirangkai dalam Dharma Santi Nyepi itu turut menampilkan tari-tarian seperti Tari Gambyong, Tari Krido Rewondo, serta Tari Caping Ayu. Rangkaian perayaan Nyepi ini merupakan implementasi ajaran Tri Hita Karana, atau ajaran tiga harmonisasi untuk mencapai kebahagiaan abadi.
Kegiatan ini diinisiasi oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Wilayah Kabupaten Klaten. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Kemenag Klaten, Khumaidin menyampaikan harapan kepada umat Hindu di Klaten untuk turut serta memperkuat harmonisasi antar umat beragama.
“Lewat Dharma Santi Nyepi tahun ini, kami berharap sinergitas umat beragama di Kabupaten Klaten semakin kuat sehingga dapat turut serta mendukung kemajuan daerah,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut turut dilantik pengurus Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) tingkat Kabupaten Klaten dan tingkat kecamatan se-Kabupaten Klaten.
Sementara itu, Bupati Klaten yang diwakili Staff Ahli Bupati Klaten Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Slamet mengatakan Pemkab Klaten mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya kegiatan ini merupakan sarana yang tepat dalam memperkokoh harmonisasi kehidupkan masyarakat di Kabupaten Klaten.
“Harmoni kehidupan tidak datang dengan sendirinya, namun perlu kita rawat, melalui sikap saling menghormati, saling menghargai, dan saling menyayangi,”paparnya.







