klaten.rilisjateng.com – Petani Milenial, Irfan Tri Kusuma menunjukkan potensi budidaya melon di tengah kegiatan Sambung Rasa di Desa Joho, Kecamatan Prambanan, pada Rabu (03/09/2026). Irfan mengenalkan dua varietas melon yang dibudidayakan, yakni Sweet Lavender dan Golden Aroma.
Budidaya tersebut menarik perhatian saat Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo bersama Ketua TP PKK Klaten, Fahrani Hamenang, turut turun langsung memetik buah melon di Green House Pamenang Farm yang lokasinya berdekatan dengan acara Sambung Rasa.
Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo juga mengapresiasi atas semua potensi yang ada di Desa Joho termasuk budidaya melon. “Maturnuwun di Joho ini luar biasa, ketahanan pangan (Ketapang) sudah bergerak dan berkembang. Ada jagungnya, ada buah-buahannya, dan sudah ada proteinnya. Kedepan semoga semakin berkembang. Ini bisa menjadi contoh bagi Desa yang lain,” jelasnya.
Sementara, Petani Milenial dari Pamenang Farm, Irfan mengaku dirinya mengembangkan budidaya melon ini guna menginspirasi agar anak muda tidak malu untuk bertani atau menjadi petani milenial.
“Kami budidaya melon jenis sweet lavender dan golden aroma. Perbedaannya yang sweet lavender lebih renyah dan golden aroma lebih lembut. Manisnya itu berbeda dengan melon-melon biasanya,” terangnya.
Irfan mengaku budidaya melon ini sudah berjalan dua bulan ini, dan dirinya memilih menggunakan greenhouse karena bebas dari hama. “Ini panen yang perdana, setelah ini kami buda wisata petik buah melon di Desa Joho, dengan membayar Rp. 35 ribu per kilo. Kemudian jika masih sisa kami akan jual ke pemborong,” terangnya.
Acara sambung rasa juga diwarnai dengan panen jagung bersama Bupati Klaten, pemberian bantuan, dialog bersama masyarakat, dan menghadirkan berbagai macam layanan Pemerintah Kabupaten Klaten.(***)
